An Education Blog

word direction logo

Analisis korelasi dan path untuk divergensi genetis morfologis dan ciri-ciri serat di upland cotton (Gossypium hirsutum L.)- (Indonesian)

Shoaib Liaqat, Rana Imtiaz Ahmed, Muhammad Rafiq, Saghir Ahmad, Abdul Qayyum, Makiya Rafiq, Amna Bibi, Nadia Hussain

Cotton Research Station Multan, Pakistan

Department of Plant Breeding and Genetics Bahauddin Zakariya University Multan, Pakistan

Key words: Correlation, Path coefficient, Heritability, Genetic advance, component analysis Principal.

Abstrak
28Tujuh puluh lima genotipe kapas dibudidayakan (Gossypium hirsutum L.) dipelajari untuk tinggi tanaman karakteristik morfologi i-e, monopodial cabang, cabang sympodial, boll berat, volume benih, biji kepadatan, benih indeks dan serat karakter. Data pelem analisis varians dan perkiraan yang dibuat untuk memajukan genetik, heritability arti luas dan koefisien varians untuk Ciri-ciri. ANOVA mengungkapkan variabilitas yang sangat signifikan antara genotipe untuk semua karakteristik yang dipelajari. Perkiraan untuk heritability yang lebih tinggi untuk biji indeks (II 0.93) dan tinggi tanaman (II 0.93). Nilai tertinggi (6.4) untuk memajukan genetik diamati untuk sympodial cabang sedangkan nilai terendah (0.17) boll berat. Analisis korelasi dinyatakan positif dan penting bagi sebagian besar parameter. Di jalan koefisien, nomor cabang sympodial, boll berat, indeks kain dan kain berat memiliki efek langsung dan positif yang maksimum pada kehalusan serat kapas benih. Padahal, jumlah cabang monopodial, tinggi tanaman, indeks biji benih volume, kepadatan benih, pokok panjang, serat kekuatan dan ginning keluar giliran (G.O.T%) memiliki efek langsung dan negatif pada serat kapas benih. Prinsip analisis komponen (PCA) mengungkapkan perbedaan yang signifikan antara genotipe dan empat komponen dengan nilai-nilai Eigen yang lebih besar dari 1 memberikan kontribusi 66.68% dari variabilitas di antara genotipe. Pengelompokan genotipe memiliki sifat-sifat unggul menandakan potensi genetik dari plasma nutfah untuk peningkatan karakteristik benih dan serat dalam tanaman kapas.

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *