An Education Blog

word direction logo

Efek air defisit stres pada hasil dan komponen hasil kultivar canola (Brassica napus L.)- (Indonesian)

Mohammad Reza Naghavi, Marouf Khalili, Alireza Pour Aboughadareh

Department of Agriculture, Payame Noor University, PO Box 19395-3697, Tehran, Iran.

Department of Crop Production and Breeding, Faculty of Agriculture, Imam Khomeini International University, Iran

Key words: Yield, Yield components, Canola, Water deficit.

Abstrak
Died_ricecropAir defisit stres dianggap sebagai salah satu faktor pembatas yang paling penting bagi pertumbuhan canola (Brassica napus L.) dan produktivitas di Iran. Percobaan faktorial berdasarkan RCB desain dengan tiga replications dilakukan pada tahun 2010, untuk mengevaluasi efek stres defisit air (I1, I2 dan I3) pada hasil dan komponen hasil canola kultivar. Kultivar canola, termasuk ‘Hyola 308′, ‘Saya’, ‘Pahlawan’ dan ‘Sarigol’ sebagai faktor pertama dan faktor kedua adalah dua tingkat air defisit stres, termasuk I2 (100mm), I3 (125mm) dan irigasi normal (I1 = 75mm) penguapan dari kelas A panci. Hasil menunjukkan bahwa interaksi antara air defisit stres dan kultivar terpengaruh hasil, biji-bijian per pod, pod per tanaman dan pod panjang (p≤0.01). ‘Hyola 308′ dan ‘Sarigol’ menunjukkan hasil tertinggi dan terendah pada kondisi stres. Selain itu, air defisit stres berkurang hasil biologis, panen indeks dan komponen hasil dalam dua stres tingkat belajar. Lebih lanjut mengurangi tertinggi sifat berada di I1 ke I2. Secara umum, ‘Hyola 308′ dan ‘Sarigol’ bisa yang paling toleran dan sensitif berkaitan dengan kultivar lainnya, masing-masing.

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *