An Education Blog

word direction logo

Efek dari terminal suhu tinggi yang dikenakan oleh akhir menabur pada ciri-ciri phenological gandum (Triticum aestivum L.) – (Indonesian)

Md. Nur Alam, Md. Abdul Mannaf, Md. Abu Zaman Sarker, Mst Masuma Akhter

Wheat Research Center (WRC), Bangladesh Agricultural Research Institute (BARI), Dinajpur, Bangladesh

Agricultural Research Station (ARS), BARI, Rangpur, Bangladesh

Wheat Research Sub-station, BARI, Rajbari, Dinajpur, Bangladesh

Wheat Research Center, BARI, Dinajpur, Bangladesh

Key words: Temperature, phenological traits, heat tolerant genotypes.

Abstrak
Dengan pemandangan untuk mengamati efek dari udara berlaku kondisi suhu pada irigasi akhir menabur (ILS) pada ciri-ciri phenological maju gandum genotipe dan untuk mengidentifikasi panas genotipe toleran, persidangan dilakukan di bidang penelitian Institut Penelitian Pertanian gandum Research Centre, Bangladesh (BARI), Nashipur, Dinajpur di musim 2011-12. Perawatan adalah empat tanggal menabur yakni 30 Nov (D1), 15 Dec (D2), 30 Desember (D3), 14 Januari (D4) dan empat genotipe viz. BARI Gom 26 (V1), 1051 BAW (V2), BAW 1120 (V3), 1141(V4) Baw BAW. Genotipe V2, V3, V4, dan diambil sebagai diuji genotipe dan V1 sebagai check. Desain itu split-plot dengan tiga replications. Dalam kondisi ILS, suhu tinggi bertahap genotipe stres yang secara signifikan mengurangi durasi boot, menuju, bunga mekar dan tahap kedewasaan fisiologis semua genotipe dibandingkan sebagai irigasi tepat waktu menabur (ILS, D1) kondisi karena mereka menghadapi 21 untuk 25.8oC suhu rata rata-rata selama boot tahap kedewasaan fisiologis dari 19 Februari untuk 09 April 2012 (10 hari interval minimum dan maksimum suhu adalah rata-rata). Semua genotipe ditaburkan pada 30 November dan Desember 15 yang dihasilkan hasil lebih dari 4 t ha-1 tapi menghasilkan kurang dari 4 t ha-1 dalam kondisi ILS lain kecuali BAW 1141 buang bijinya pada 30 Desember. Mengingat kinerja keseluruhan, BAW 1141 BAW 1120 dan dapat dibudidayakan naik sampai 15 Desember dan 30 Desember untuk mendapatkan hasil 3.34 t ha-1 dan 4.15 t ha-1, masing-masing sebagai panas genotipe toleran.
Get the original articles in Source: Volume 3, Number 3, March 2013 – IJAAR

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *