An Education Blog

word direction logo

Efek fly ash pada pertumbuhan dan hasil sunflower (Helianthus annuus L.)- (Indonesian)

Nirmal Kumar Pani, Priyadarshani Samal, Ritarani Das, Santilata Sahoo

Biochemsitry and Molecular Biology Laboratory, P.G Department of Botany, Utkal University, Bhubaneswar, Odisha, India

Key words: FA= Fly ash, FAA=Fly Ash Amendment, DAS=Days After Sowing.

Abstrak
bugoFly ash, produk limbah terkenal batubara pembangkit tenaga listrik termal, kaya mikro dan macronutrients berbasis dan memiliki potensi untuk memperbaiki sifat fisik dan kimia tanah. Dengan konsep ini, sebuah bidang eksperimen dilaksanakan untuk mengetahui kemanjuran abu terbang untuk pertanian. Fly ash dari Odisha CPP NALCO, Angul, digunakan untuk mengubah tanah pada tingkat yang setara dengan 0%, 25%, 50%, 75% dan 100% di mana sunflower tumbuh. Parameter pertumbuhan tanaman dan bibit yang disebutkan. Fly ash amandemen disebabkan peningkatan yang signifikan dalam persentase berkualitas dan pengecambahan tanah biji bunga matahari. Pertumbuhan tanaman, konten hasil dan minyak biji benih yang meningkat dengan 25% FA amandemen. Mendasarkan pada data yang diperoleh itu diamati bahwa tanah diamandemen dengan 10 metrik ton (25%) FA ha -1 tidak hanya meningkatkan sifatsifat fisik tanah tetapi juga memberikan kontribusi terhadap hasil lebih baik biji dan minyak konten di sunflower. Selain fly ash tanah dalam dosis 25% meningkatkan berbagai sifat fisik, kimia dan biologi tanah dan dengan demikian ini juga bermanfaat untuk pertumbuhan tanaman bunga matahari dengan hasil biji meningkat. Tanah diamandemen dengan 25% fly ash meningkat utama asam lemak tak jenuh (asam linoleat) dalam minyak biji. Maka itu menyimpulkan bahwa meskipun fly ash adalah buang-buang keprihatinan tetapi sekarang telah menjadi keuntungan bagi pertanian berkelanjutan.

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *