An Education Blog

word direction logo

Estimasi parameter genetik dan gen tindakan sorgum [sorgum bicolor (L.) Moench] toleransi terhadap kondisi rendah p- (Indonesian)

Yuli Sulistyowati, Trikoesoemaningtyas, Didy Sopandie, Sintho Wahyuning Ardie, Satya Nugroho

Department of Agronomy and Horticulture, Bogor Agricultural University, Bogor, Indonesia

Key words: Heritability, Genetic parameter, Additive, Epistasis, Sorghum.

Abstrak
P1070602-1024x768Sebuah studi sorgum toleransi rendah P kondisi dilaksanakan di dua eksperimen: (1) dalam larutan nutrisi dan (2) di tanah asam. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperoleh informasi tentang variabilitas genetik dan heritability agronomi karakter yang dapat digunakan sebagai kriteria seleksi dalam kondisi P yang rendah dan memperoleh informasi mengenai tindakan gen yang dikendalikan agronomi karakter sorgum. Bahan tanaman yang digunakan dalam percobaan ini adalah F2 memisahkan populasi berasal dari Persilangan antara B69 dan Numbu. Percobaan pertama dilakukan di rumah hijau Bogor Agricultural University. Populasi B69, Numbu dan F2 sudah dewasa hydroponically selama 14 hari. Komposisi larutan nutrisi yang digunakan dalam percobaan mengikuti metode yang disarankan oleh Ohki dengan modifikasi dari P konsentrasi. P diberikan dalam bentuk KH2PO4: 0.001 mM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menembak berat kering (SDW) dan total berat kering (TDW) memiliki perkiraan tinggi heritability dan moderat genotypic koefisien varians (GCV), dengan demikian karakter ini dapat digunakan untuk kriteria seleksi untuk toleransi P rendah pada tahap bibit. Nilai yang signifikan dari skweness dari berat kering menembak distribusi di F2 segregants, menunjukkan adanya tindakan gen epistasis komplementer, sedangkan distribusi normal dari total berat kering menunjukkan tindakan aditif gen. Kedua percobaan dilakukan di tanah asam dari Bogor distrik eksperimental Lapangan Tenjo, Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter batang, Malai berat dan gandum hasil per tanaman telah heritability tinggi dan lebar GCV nilai, menunjukkan karakter ini dapat digunakan sebagai kriteria seleksi dalam memilih sorgum genotipe untuk toleransi P rendah di tanah asam. Berdasarkan nilai-nilai skewness, semua karakter agronomi yang diamati dalam studi ini dipengaruhi oleh tindakan aditif gen.

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *