An Education Blog

word direction logo

Heritability perlawanan kepada beras kuning mottle virus penyakit dan menghasilkan terkait atribut di pemisahan generasi beras- (Indonesian)

E.Munganyinka, R. Edema, J. Lamo, P. Gibson

Biotechnology research program, Rwanda Agriculture Board, Kigali, Rwanda

Makerere University, Kampala, Uganda

National Crops Resources Research Institute, Kampala, Uganda

Key words: Rice, Rice yellow mottle virus, Heritability, Segregating generation, Selection.

Abstrak
RB_Fig1Heritability adalah komponen genetik yang penting dalam menentukan efektivitas pilihan dalam program pemuliaan tanaman seperti padi. Studi ini dilaksanakan di National tanaman sumber daya Research Institute (NaCRRI) di Uganda untuk memperkirakan heritability perlawanan terhadap beras kuning mottle virus penyakit (RYMV) dan hasil ciri-ciri yang terkait. Orang tua dan progenies segregating mereka F3, F4 dan F5 dievaluasi kondisi lapangan. Ciri-ciri rekaman termasuk hasil, jumlah anakan, hari untuk berbunga, hari untuk kedewasaan dan hasil per hill. Ternyata bahwa perkiraan heritability dihitung melalui kedua komponennya varians dan orangtua keturunan-regresi metode tinggi untuk resistensi terhadap RYMV (Heritability = 68,7 untuk 98,1%) di F3, F4 dan F5. Hasil ini menunjukkan bahwa perlawanan terhadap sifat RYMV diwariskan dan terkendali genetik. Pilihan untuk ketahanan terhadap RYMV dalam generasi awal bisa menjadi efektif. Selain itu, hasil kami menunjukkan bahwa hasil belajar terkait atribut penting dan dapat digunakan untuk pilihan di penangkaran beras. Orangtua baris Nerica 11 dan Nerica 12 diidentifikasi paling cocok di penangkaran untuk resistensi terhadap RYMV sementara Nerica 8 dan Nerica 13 dapat digunakan secara efektif dalam peternakan untuk hasil.

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *