An Education Blog

word direction logo

Insiden seedborne mycoflora dan efeknya pada pengecambahan dari biji jagung- (Indonesian)

Md. Moshiur Rahman Akonda, Monira Yasmin, Ismail Hossain

Dept. of plant Pathology, Bangladesh Agricultural University, Mymensingh, Bangladesh

Dept. of Agricultural Chemistry, Bangladesh Agricultural University, Mymensingh, Bangladesh

Key words: Maize, Seedborne, Mycoflora, Germination.

Abstrak
Ab_food_06Percobaan laboratorium dilakukan dengan biji jagung sampel dikumpulkan dari empat Kabupaten tumbuh jagung viz. Bogra, Gaibandha, Rangpur dan Mymensingh Bangladesh mengikuti metode tinta. Sembilan spesies jamur yaitu Aspergillus flavus, A. niger, Alternaria alternata, Bipolaris maydis, Curvularia lunata, Fusarium oxysporum, F. moniliforme, Penicillium oxalicum dan Rhizopus stolonifer diidentifikasi. Di antara spesies, insiden Aspergillus flavus adalah lebih tinggi (27.42%) diikuti oleh A. niger (23.47%), Fusarium oxysporum (20.55%), Penicillium oxalicum (18.37%), Rhizopus stolonifer (17.83%), F. moniliforme (17.39%), Curvularia lunata (7.87%), Bipolaris maydis (3,50%) dan Alternaria alternata (2.74%). Asosiasi patogen dengan biji jagung yang diamati sebagai kemerosotan mutu benih dan menurunkan tingkat pengecambahan (% 78.74 maksimum dan minimum 67.97%).

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *