An Education Blog

word direction logo

Kinerja beberapa Kedelai glisin maks Merrill (L.). kultivar di bawah tekanan salinitas pengecambahan karakter- (Indonesian)

A.A. Kandil, A.E. Sharief , Kh. R. Ahmed

Agronomy Department, Faculty of Agriculture, Mansoura University, Egypt

Central Administration for Seed certification (CASC), Ministry of Agriculture, Egypt

Key words: Soybean cultivars, Salinity levels, Final germination percentage, Mean germination time, Germination index, Energy of germination and Seedling vigor index.

Abstrak
soybean-3Untuk memeriksa efek tekanan osmotik pada enam kedelai kultivar yaitu Giza 21, Giza 22, Giza 35, Giza 82, Giza 83 dan Giza 111 pada tahap pengecambahan untuk salinitas stres yaitu 0, 3, 6, 9, 12 dan 15 NaCl dSm-1 dan untuk mengkonfirmasikan pengecambahan benih untuk memeriksa berbagai genetik variabilitas untuk salinitas toleransi antara kultivar kedelai. Percobaan laboratorium dilaksanakan di Giza benih pengujian laboratorium dari pusat administrasi pusat untuk benih sertifikasi (CASC), Departemen Pertanian, Mesir selama periode April-Juni 2014. Hasil dengan jelas menunjukkan bahwa kedelai kultivar bervariasi secara signifikan dalam rata-rata persentase pengecambahan akhir, pengecambahan berarti waktu, pengecambahan indeks, indeks semangat dan energi pengecambahan. Hasil menunjukkan bahwa Giza 82 dan kultivar Giza 111 melebihi kultivar lainnya dipelajari dalam persentase pengecambahan dan energi pengecambahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Giza 21 budidaya melebihi kultivar lainnya dipelajari dalam bibit semangat indeks. Selain itu, Giza 35 budidaya mencatat nilai tertinggi pengecambahan berarti waktu. Hasil dengan jelas menunjukkan bahwa tingginya tingkat salinitas dari 0 to15 dSm-1 secara signifikan menurun pengecambahan persentase, pengecambahan indeks dan indeks semangat bibit. Dengan perlakuan kontrol mencatat rata-rata tertinggi karakter ini kecuali berarti pengecambahan kali. Akhir pengecambahan persentase, pengecambahan berarti waktu, bibit semangat indeks dan energi pengecambahan secara signifikan dipengaruhi oleh interaksi antara kultivar kedelai dan salinitas konsentrasi. Bisa diringkaskan bahwa untuk memaksimalkan kedelai pengecambahan karakter kultivar belajar kedelai di bawah tekanan salinitas memproduksi dengan menggunakan Giza 22 dan kultivar Giza 82 kultivar ini yang lebih toleran terhadap salinitas dan direkomendasikan untuk digunakan dalam program penangkaran untuk meningkatkan produksi kedelai dalam baru reklamasi tanah Mesir.

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *