An Education Blog

word direction logo

Kontribusi genetik x suhu interaksi kinerja dan varians beras hasil di Indonesia- (Indonesian)

Desta Wirnas, Ragil Homsyatun Mubarrozzah, Mildatus Noviarini, Siti Marwiyah, Trikoesoemaningtyas, Hajrial Aswidinnoor, Surjono Hadi Sutjahjo

Department of Agronomy dan Horticulture, Faculty of Agriculture, Bogor Agricultural University. Jl. Meranti, Kampus IPB Dramaga, Bogor, West Java, 16680, Indonesia

Key words: Rice, Heat stress, Tropical conditions.

Abstrak
25815-rice-1920x1080-photography-wallpaperUpaya untuk mempertahankan produktivitas padi yang tumbuh di bawah suhu global yang mengubah tumbuh varietas toleransi suhu tinggi. Varietas padi tersedia hari sensitif terhadap suhu tinggi sehingga pengembangan varietas untuk adaptasi terhadap suhu tinggi diperlukan. Beras tumbuh di dua kondisi suhu, pertama pada suhu alam (di tanah terbuka) dan yang kedua pada kondisi suhu tinggi (di rumah hijau). Percobaan diatur dalam rancangan acak lengkap blok dengan tiga replications. Hasil menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan diantara varietas yang dievaluasi untuk semua ciri-ciri yang diamati. Hasil juga menunjukkan bahwa tinggi tanaman, waktu untuk judul, waktu berbunga, dan panjang Malai tidak terpengaruh oleh kondisi suhu yang rendah. Beberapa ciri-ciri yang terpengaruh oleh genotipe x dalam kondisi suhu rendah. Berdasarkan penelitian ini, varietas yang dapat mempertahankan mereka menghasilkan kondisi suhu tinggi yang 6R Situ Patenggang, Mekongga, Kelimutu-Moni, dan IPB. Varietas dapat digunakan sebagai bahan genetik dalam pembibitan untuk adaptasi terhadap kondisi suhu tinggi.

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *