An Education Blog

word direction logo

Makan tingkat persyaratan untuk intermedius Schilbe (Rüppel, 1832) petani ikan di distrik dibesarkan di penangkaran- (Indonesian)

Ephrem Comlan Tossavi, Augustin N’tcha, Arnauld Djissou, Diane Kpogue, Issa Nahoua Ouattara, Emile Didier Fiogbe

Laboratoire de Recherches sur les Zones Humides, Département de Zoologie, Faculté des Sciences et Techniques, Université d’Abomey – Calavi, Cotonou, Bénin

Ecole d’Aquaculture de la Vallée, Université d’Agriculture de Kétou, Bénin

Laboratoire d’Hydrobiologie, UFR Biosciences, Université Félix Houphouët-Boigny, Abidjan, Côte d’Ivoire

Key words: Schilbe intermedius, Fingerlings, Optimal ration, Specific growth, Feed efficiency.

Abstrak
poissonKendali Schilbe intermedius pengembangbiakan di penangkaran, lewat penentuan persyaratan gizi mereka. Penelitian ini bertujuan karena itu untuk mengetahui jatah pakan optimal petani ikan di distrik dari S. intermedius. Percobaan dilakukan di cekungan melingkar selama 28 hari. Setelah penangkapan mereka di lingkungan alami, mentransfer mereka di wilayah dikontrol dan aklimatisasi mereka untuk makanan buatan yang digunakan (coppens: protein 45%.), petani ikan di distrik digunakan (rata-rata berat: 3.12±0.83 g) adalah tertakluk kepada empat ransum pakan (2, 5, 8 dan 11% biomassa) diuji dalam rangkap tiga masingmasing. Dengan demikian, tingkat terendah kelangsungan hidup (64.00±1.15%) tercatat untuk fingerlings’lot yang mengalami jatah 8% dimana pH berada lebih asam (5.29). Berat rata-rata akhir (4.63±0.00 g), tingkat pertumbuhan yang spesifik (1.19±0.08%/day) dan efektivitas makanan (0.53±0.00) diperoleh dengan jatah 11% adalah yang tertinggi. Nilainilai signifikan berbeda (P < 0,05) daripada yang diperoleh dengan jatah 2%. Indeks konsumsi terbaik terdaftar dengan jatah 2%. Menurut model Brett, ransum harian maksimum dan optimal S. intermedius petani ikan di distrik diperkirakan 4,6% dan 8.5% masing-masing.

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *