An Education Blog

word direction logo

Pathogenicity akar-simpul nematoda (Meloidogyne incognita) pada ubi jalar (Ipomoea batatas L.)- (Indonesian)

O.S. Osunlola, B. Fawole

Department of Crop Production, Kwara State University, Kwara State, Nigeria

Department of Crop Protection and Environmental Biology, University of Ibadan, Ibadan, Nigeria

Key words: Sweetpotato, Meloidogyne incognita, pathogenicity, growth, yield.

Abstrak
Akar-simpul nematoda, Meloidogyne incognita, merupakan faktor biotik utama militating terhadap produksi ubi jalar. Pathogenicity M. incognita pada tiga kultivar ubi jalar: dari PACHRI, TIS 4400-2 dan TIS 70357-OP-1-79 diselidiki dalam percobaan rumah layar di Departemen perlindungan tanaman dan biologi lingkungan, Universitas Ibadan, Ibadan, Nigeria. Pemotongan pohon anggur budidaya setiap ditanam dalam pot polietilen 16 liter yang mengandung 15 liter uap-disterilkan lempung berpasir tanah. Tiga minggu setelah tanam, bibit yang diinokulasi terpisah di empat inoculum kepadatan: 0, 30.000, 60.000 dan 90.000 telur M. incognita menggunakan percobaan faktorial 3 x 4 direplikasi empat kali dalam rancangan acak lengkap blok. Data yang dikumpulkan pada segar menembak berat, berat akar segar, kering menembak berat berat kering akar, galling index, hasil umbi, umbi kualitas dan nematoda reproduksi. Semua data dianalisis menggunakan ANOVA (p < 0,05). M. incognita secara signifikan (p < 0,05) dikurangi berat menembak segar oleh 16,3-23.6%, akar segar berat oleh 28.3-lebih 62.3%, jumlah umbi oleh hasil 63,2-69.2% dan umbi dari 72, 3-83.2%. Indeks empedu dan populasi nematoda akhir yang meningkat dengan meningkatkan kepadatan inoculum. Hasilnya menunjukkan bahwa M incognita disebabkan pertumbuhan, hasil dan kualitas pengurangan dalam ubi jalar; oleh karena itu, pengelolaan akar-simpul nematoda harus menjadi bagian dari usaha-usaha produksi ubi jalar terutama di daerah dimana nematoda endemik.

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *