An Education Blog

word direction logo

Penerapan mutasi induksi oleh gamma iradiasi pada kultivar yam (Dioscorea alata L.) dari Kepulauan banggai, Indonesia- (Indonesian)

Aser Yalindua, Sudarsono, Asep Setiawan, H.M.H. Bintoro

Department of Biology, State University of Manado, in Tonsaru Tondano North Sulawesi, Indonesia

Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, Institut Pertanian Bogor (IPB), Jln. Meranti Campus IPB, Bogor 16680, Indonesia

Key words: Dioscorea alata L., LD50, mutation-vegeative (MV), gamma-ray.

Abstrak
labeledvarietieswholemdPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan mutan tanaman melalui sinar gamma mutasi-mutasi yang diinduksi. Bahan-bahan penelitian 20 aksesi yam dari Kepulauan Banggai, Indonesia, yang adalah iradiasi dengan dosis 0 Gy, 10 Gy, 20 Gy dan 30 Gy menggunakan Gamma Chamber 4000 A. Hasil menunjukkan efek tumbuh LD50 di 0 Gy (100%), 10 Gy (88.33%), 20 Gy (86,67%), dan 30 Gy (73.33%). Efek iradiasi dosis 20 Gy dan 30 Gy menyebabkan aksesi BDa-05 dan BDa-24 pada generasi MV1, MV2 dan MV3, semakin tersebar di permukaan tanah. Dosis 30 Gy iradiasi menyebabkan aksesi ubi bentuk bulat (BDa-30) ke panjang generasi MV1, MV2 dan MV3. MV1 dan MV2, menunjukkan efek iradiasi dosis 30 Gy yang signifikan berbeda dari 0 Gy dan 10 Gy selama pertumbuhan. Faktor yam tanaman aksesi dan dosis radiasi gamma faktor pengaruh yang signifikan pada panjang tumbuh tanaman, nomor umbi, batang diameter, panjang dan berat dari umbi-umbian. Paparan dosis radiasi gamma tinggi cenderung untuk mengurangi jumlah umbi-umbian, batang diameter, panjang dan berat dari umbi-umbian MV1 generasi. Paparan iradiasi 20 Gy dan 30 Gy dapat menyebabkan pertumbuhan pola aksesi hasil beberapa perubahan dari tiang mendaki menjadi naik di atas permukaan tanah. Paparan iradiasi Gy 30 yang mengarah ke bentuk BDa-30 hasil aksesi berubah (bermutasi) dari sebelumnya bentuk bulat menjadi memanjang.

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *