An Education Blog

word direction logo

Penilaian variasi genetik dan heritability sifat agronomi di chickpea (Cicer arietinum L.)- (Indonesian)

Tesfamichael Semere Mallu, Stephen Githiri Mwangi, Aggrey Bernard Nyende, N.V.P.R Ganga Rao, Damaris Achieng Odeny, Abhishek Rathore, Anil Kumar

Jomo Kenyatta University of Agriculture and Technology, Nairobi, Kenya

International Crops Research Institute for the Semi – Arid Tropics (ICRISAT), Nairobi, Kenya

International Crops Research Institute for the Semi – Arid Tropics (ICRISAT), India

Key words: Agronomic traits, Chickpea, Cicer arietinum, heritability, variation.

Abstrak
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi variasi genetik dan heritability sifat agronomi dipilih antara genotipe buncis. Direplikasi bidang eksperimen dilakukan untuk 60 genotipe selama musim hujan yang panjang dan pendek 2013 di Kabete dan Juja menggunakan kisi-kisi alpha desain. Data dikumpulkan untuk hari ke 50% berbunga, tanaman tinggi, hari kedewasaan 75%, polong tanaman -1, menghasilkan ha -1 dan 100 biji berat dan dianalisa dengan menggunakan SAS 2013. Genotipe dan genotipe oleh lingkungan interaksi menunjukkan variasi (p < 0,0001) sangat penting untuk semua mempelajari sifat-sifat. Genotipe diklasifikasikan sebagai awal (< 50 hari), sedang (50 55 hari), akhir (5560 hari) dan sangat terlambat (> 60 hari) berbunga. Lima belas genotipe awal (< 115 hari) dan 14 akhir (> 120 hari) dalam kematangan. Genotipe mengambil lebih lama di berbunga dan kedewasaan selama hujan lama dibandingkan dengan hujan singkat di kedua lokasi. Genotipe lebih bervariasi sehubungan dengan ciri-ciri hasil dan dikategorikan sebagai rendah, sedang, dan tinggi. Hasil tertinggi ha -1 direkam oleh ICC 9636 sementara ICC 9002 direkam terendah. Arti luas heritability tinggi untuk Ciri-ciri yang paling kecuali hari untuk 75% kedewasaan selama hujan yang panjang dan polong tanaman -1 di panjang hujan Kabete. Karakter dengan arti luas tinggi heritability akan digunakan sebagai kriteria seleksi untuk hasil yang lebih baik. Menjanjikan, awal berbunga dan mematang genotipe dengan ciri-ciri masuk akal hasil dari studi ini dapat dimanfaatkan untuk perbaikan genetik dari buncis.

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *