An Education Blog

word direction logo

Peran pertumbuhan tanaman yang mempromosikan rhizobacteria dan L-triptofan peningkatan pertumbuhan, ketersediaan hara dan hasil gandum (Triticum aestivum) di bawah tekanan garam- (Indonesian)

Tamoor-ul-Hassan, Asghari Bano

Department of Plant Sciences Quiad-i-Azam University, Islamabad 45320, Pakistan

Key words: PGPR, L-tryptophan, nutrient uptake, salt stress, Bacillus cereus.

Abstrak
india-saltwater-gardenSelama masa kini mempelajari bakteri Pseudomonas sp dan Bacillus cereus terisolasi dari tanah rhizospheric halophytic gulma dari Khewra kisaran garam digunakan sebagai bioinoculant pada gandum. Larutan triptofan ditambahkan ke @1ug/L rhizospheric tanah setelah daya berkecambah. Percobaan dilakukan pada Quaid-i-Azam Universitas Islamabad dalam pot kondisi disterilkan. Konduktivitas listrik (EC) adalah dipertahankan 3.7 dsm-1 dengan menerapkan 150mM NaCl dua kali (setelah 7 dan 14 d pengecambahan benih). Inokulasi PGPR secara signifikan menurun EC, pH, SAR, Na, dan Cl isi dan ditingkatkan K, Ca, Mg, Fe, P, NO3 dan isi bahan organik tanah rhizospheric. Triptofan penambahan dibantu PGPR untuk lebih jauh mengurangi EC, SAR dan penyerapan nutrisi yang lebih baik dan pertumbuhan. Triptofan ditambah peningkatan diinduksi PGPR isi berat, klorofil, prolin dan gula yang segar. Superoksida dismutase dan peroksidase kegiatan daun tanaman terlepas itu juga lebih tinggi hadapan triptofan. Lebih besar produksi asam absisat dan Indole acetic acid tercatat dalam daun tanaman PGPR diinokulasi dan penambahan triptofan ditambah produksi phytohormone daun tanaman diperlakukan. Inokulasi PGPR sendiri dan dengan triptofan positif mempengaruhi hasil tanaman dengan meningkatkan pembentukan biji dan jumlah biji spike.
Get the original articles in English: http://www.innspub.net/volume-4-number-2-february-2014-3/

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *