An Education Blog

word direction logo

Perbandingan potensial pada hasil dan karakter yang terkait dalam beras halus- (Indonesian)

O.Habiba, M.L. Kabir, M.K. Rabby, B.K. Biswas, M. Hasanuzzaman

Department of Genetics and Plant Breeding, Hajee Mohammad Danesh Science and Technology University, Dinajpur, Bangladesh

Department of Genetics and Plant Breeding, Hajee Mohammad Danesh Science and Technology University, Dinajpur, Bangladesh

Department of Zoology, Ulipur Government College, Kurigram, , Bangladesh

Department of Genetics and Plant Breeding, Hajee Mohammad Danesh Science and Technology University, Dinajpur, Bangladesh

Department of Genetics and Plant Breeding, Hajee Mohammad Danesh Science and Technology University, Dinajpur, Bangladesh

Key words: Genetic variation, Heritability; Genetic diversity, Rice ( Oriza sativa L.).

Abstrak
xvdfTotal dua puluh butiran halus beras kultivar termasuk lima belas tanah ras, tiga dikembangkan (Paijam, BR-49 dan BR34) dan dua varietas eksotis (Filipina katari dan Nurhadi) dikumpulkan dari berbagai belahan Bangladesh untuk mengidentifikasi hasil meningkatkan karakter dan untuk memilih kultivar yang diinginkan dengan hasil tinggi aroma potensial dan tinggi emisi dari beras. Eksperimen sedang dikendalikan di Aman musim pada tahun 2013, dalam bidang penelitian pemuliaan tanaman, HSTU, Dinajpur. Variasi genetik untuk hasil (t/ha) dan empat belas lainnya terkait karakter seperti, menghasilkan tanaman tinggi (cm), Malai panjang (cm), berat malai (gm), total anakan/tanaman, anakan produktif/tanaman, rachilla Malai, biji-bijian/Malai steril, biji-bijian/Malai total, 1000-butiran berat (g), gandum panjang (mm), gandum lebar (mm), aroma konten (%), hari sampai 50% berbunga, diperkirakan hari untuk kedewasaan. Semua karakter yang menunjukkan tinggi heritability kecuali biji-bijian/Malai steril, menunjukkan kemajuan yang lebih baik di bawah pilihan. Tinggi heritability (98.65%) dinyatakan oleh anakan/tanaman produktif, yang menyarankan bahwa karakter akan kurang terpengaruh oleh lingkungan. Budidaya, Nurhadi menghasilkan hasil tertinggi (4.96 t/h). Isi aroma tertinggi di Kalozira (35%) dan Kalosoru (30%) diperkirakan. Hasil tertinggi (4.96 t/h) Diperoleh dari Nurhadi dan itu adalah statistcally mirip dengan hasil Bolder (4.68 t/h), Malsira (4,25 t/h), Kalozira (4.33 t/h), BR-49 (4.26 t/h). Pertimbangan simultan hasil potensial dan aroma emisi dari beras, empat kultivar yakni Kalozira, Radhunipagol, Badshabogh dan Chinigura harus maju untuk budidaya komersial oleh petani dan pengusaha pertanian dan dapat dimasukkan di selanjutnya berkembang biak untuk pengembangan varietas unggul beras halus tetapi jumlah tertinggi emisi aroma (35%) dan menghasilkan (4.33 t/h) menunjukkan bahwa Kalozira adalah budidaya padi aromatik terbaik.

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *