An Education Blog

word direction logo

Pilihan orang tua untuk hibridisasi di gandum (Triticum aestivum L.)- (Indonesian)

ML.Kabir, M. Hasanuzzaman, MK. Rabby, MR. Haque, MW. Rahman

Department of Genetics and Plant Breeding, Hajee Mohammad Danesh Science and Technology University, Dinajpur, Bangladesh

Department of Genetics and Plant Breeding, Hajee Mohammad Danesh Science and Technology University, Dinajpur, Bangladesh

Department of Zoology, Ulipur Government College, Kurigram, Bangladesh

Department of Chemistry, Hajee Mohammad Danesh Science and Technology University, Dinajpur, Bangladesh

Department of Genetics and Plant Breeding, Hajee Mohammad Danesh Science and Technology University, Dinajpur, Bangladesh

Key words: Genetic variation; Heritability; Genetic diversity, Cluster Analysis; Wheat (Triticum aestivum L.).

Abstrak
shape-of-tomatoes.pngPercobaan ini dilaksanakan selama Rabi 2013-14 di bidang penelitian dan laboratorium dari Departemen genetika dan pemuliaan tanaman, HSTU, Dinajpur dengan 24 genotipe gandum untuk mempelajari heritability, memajukan genetik, perbedaan dan memilih orang tua untuk program hibridisasi. Dua puluh empat genotipe dievaluasi di acak benar-benar diblokir desain (RCBD). Studi mengungkapkan berbagai macam advance genetik dan arti luas tinggi heritability untuk sebagian besar ciri-ciri. Genetik kemajuan dalam persen berarti menyarankan bahwa ada namun cakupan untuk perbaikan lebih lanjut genotipe untuk karakter dipelajari. Berat butir 10 spike, biji-bijian spike dan berat biji-bijian ribu memiliki tinggi genotypic dan fenotipik co-efisien variasi. Jadi pilihan untuk tiga karakter ini akan sangat efektif dan efisien untuk perbaikan. Dua puluh empat genotipe dikelompokkan ke dalam lima kelompok yang berbeda. Inter cluster jarak adalah yang tertinggi di antara cluster saya dan gugus II (10,24) dan terendah antara cluster V dan gugus III (7,29). Hasil mengungkapkan bahwa genotipe terletak di cluster I dan II yang jauh beragam daripada genotipe terletak di cluster V dan gugus III. Jadi hibridisasi dengan genotipe cluster saya akan lebih efektif dengan genotipe terletak di gugus II dan V. mempertimbangkan keragaman pola, cluster jarak, cluster berarti dan sifat-sifat agronomi lainnya genotipe E-11, E-21, E-24 dari cluster saya, E-2, E-6, E-20 dari gugus II, E-19 kluster IV dan E-10, E-15, E-16, E-17 cluster V dapat digunakan sebagai orang tua untuk peningkatan berbuah hasil dan hasil berkontribusi karakter dalam gandum.

Leave a Reply

Share this

Journals

Email Subscribers

Name
Email *